Fungsi Mahasiswa

Mahasiswa yang memiliki predikat educated midle class dari dulu hingga kini akan selalu memiliki fungsi strategis, yaitu sebagai iron stock, agent of change, social control dan Moral Force.



Iron Stock
Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa untuk mengganti atau memperkuat generasi yangsudah tua. Jadi mahasiswa harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, dan untuk itu di butuhkan mahasiswa yang bermental kuat sekuat besi.Mahasiswa dapat menjadi  Iron Stock   yaitu mahasiswa diharapkan menjadi manusia-manusiatangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang nantinya dapat menggantikangenerasi-generasi sebelumnya. Intinya mahasiswa itu merupakan aset, cadangan, harapan bangsauntuk masa depan. Tak dapat dipungkiri bahwa seluruh organisasi yang ada akan bersifatmengalir, yaitu ditandai dengan pergantian kekuasaan dari golongan tua ke golongan muda, olehkarena itu kaderisasi harus dilakukan terus-menerus. Dunia kampus dan kemahasiswaannyamerupakan momentum kaderisasi yang sangat sayang bila tidak dimanfaatkan bagi mereka yangmemiliki kesempatan.Dalam konsep Islam sendiri, peran pemuda sebagai generasi pengganti tersirat dalam Al-Maidah:54, yaitu pemuda sebagai pengganti generasi yang sudah rusak dan memiliki karakter mencintai dan dicintai, lemah lembut kepada orang yang beriman, dan bersikap keras terhadapkaum kafir.Sejarah telah membuktikan bahwa di tangan generasi mudalah perubahan-perubahan besar terjadi, dari zaman nabi, kolonialisme, hingga reformasi, pemudalah yang menjadi garda depan perubah kondisi bangsa

Agent Of Change
Mahasiswa adalah salah satu harapan suatu bangsa agar bisa berubah ke arah lebih baik. hal ini dikarenakan mahasiswa dianggap memiliki intelek yang cukup bagus dan kematangan berpikir yang cukup luwes. Maksudnya, bila ada sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar dan itu salah, mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya.

Sosial Control
Mahasiswa diupayakan agar mampu mengkritik, memberi saran dan memberi solusi jika keadaan sosial bangsa sudah tidak sesuai dengan cita-cita dan tujuan bangsa. Jadi, selain pintar dalam bidang akademis, mahasiswa juga harus pintar dalam bersosialisasi dengan lingkungan.

Moral Force
Mahasiswa harus punya moral yang baik agar bisa merubah bangsa ke arah lebih baik dan juga harus bisa merubah ke arah yang lebih baik jika moral bangsa sudah sangat buruk.Baik melalui kritik secara diplomatis ataupun aksi. Jadi, bila di lingkungan sekitar terjadi hal-hal yang tidak bermoral, maka mahasiswa dituntut untuk merubah dan meluruskan kembali sesuai apa yang diharapkan.

Saat ini mahasiswa mulai kehilangan format gerakan yang tepat dalam menjalankan fungsinya tersebut. Gerakan yang dilakukan mahasiswa harus bisa menjadi problem solver yang memecah kebuntuan polemik pemerintah dan kampus yang berkuasa. Sudah saatnya mahasiswa kembali merevitalisasi gerakannya dalam mengawasi pemerintah dan kampus dalam memberikan hak hak mahasiswa maupun masyarakat.

Melakukan aksi moral intelektual dalam memformat gerakan mahasiswa, menjaga idealisme tanpa melupakan realitas lingkungan, melakukan gerakan yang bersinergi dengan logika perut rakyat serta membangun sense of crisis mahasiswa.

Apabila mahasiswa benar benar bersatu dan bersinergi melakukan suatu perubahan baik melalui gerakan maupun sosial maka akan adanya suatu perubahan yang nyata bagi masyarakat dan mahasiswa didalam dinamika dinamika kampus maupun masyarakat demi terwujudnya bangsa yang adil dan sejahtera.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...