Generasi Aceh Malas Membaca


Rendahnya minat membaca generasi Aceh ternyata membuat banyak masalah kedepannya, untuk saat ini minat membaca tingkat dunia berada pada rangking 110, masih kalah dari negara tetangga kita seperti malaysia, namun jepang mendapat peringkat yang merupakan minat pembaca tertinggi didunia.

Di Aceh sendiri minat membaca generasi muda tentunya jauh dari harapan pemerintah, pada saat ini remaja aceh lebih memilih untuk bermain facebook ketimbang membaca sesuatu yang dapat memperkaya pengetahuan, padahal kita lihat dari perkembangan aceh khususnya Banda Aceh saat ini dipenuhi dengan jaringan wifi, seharusnya  dengan perkembangan jaringan internet tersebut dapat dipergunakan dengan maksimal untuk memperkaya pengetahuan, namun hal itu juga tidak memaksimalkan pengaruh membaca pada remaja aceh.


Tak terasa waktu terus saja berlalu, matahari tidak akan peduli sejauh manakah kita telah pergi? Bulan dan bintang pun kerap datang dengan senyuman yang terkadang melebar terkadang menyipit. Tanpa terasa sebentar lagi tahun baru menghadang, agenda lama belum terselesaikan  yang baru telah bertandang.
Dalam kurun waktu yang singkat ini, bermacam gerak dan aksi telah dipertontonkan oleh penguasa Negeri. Episode korupsi yang ditampilkan oleh mereka yang memiliki jabatan seakan tak bisa terakhiri, Century belum kelar, Gayus datang, Nazaruddin bertandang, disusul Nunun pun datang dengan penyakit lupa ingatan. Sungguh! korupsi merobek  topeng kejujuran para pejabat negeri ini. Satu kasus belum kelar, kasus lain telah terpampang.

Mahasiswa Dan Masyarakat Anti Tambang


Untuk mendapatkan izin pertambangan di Aceh saya dengar sangat mudah, kondisi ini dapat dipastikan akan berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan,

Jika pertambangan ini tidak terkoordinir dengan baik maka di masa yang akan datang Pemerintah juga harus menganggarkan dana yang sangat besar untuk mengembalikan kondisi lingkungan terutama di kawasan eksploitasi.

Refleksi 7 tahun Tsunami Aceh


Samudera bergolak saat kedua lempeng bertubrukan. Bumi pun tiba-tiba bergetar hebat, bagaikan ingin merekah. Tak lama, debur air yang senantiasa mesra mencium bibir pantai, kini bagaikan mengamuk membabi-buta. Bergulung-gulung melibas yang menghadang lajunya. Memaksa pepohonan dan bangunan untuk tunduk sujud kepada-Nya. Membuat kecut banyak hati yang selama ini mungkin lalai menyembah. Sementara jiwa yang bersih semakin tunduk akan kebesaran Allah ‘Azza wa Jalla.

Adat dan Budaya Aceh Memprihatinkan


Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat.
Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural.

Dinamika Punk Aceh


Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik

Etika Berbicara Dari Segi Perspektif Islam


Kebanyakan dari kita tidak menyadari bahwa apa yang kita ucapkan akan ada catatannya. Kita seenaknya saja berkata-kata. Bahkan terkadang kita mengeluarkan kata-kata yang tidak disukai oleh Allah dan Rasul-Nya. Alih-alih bisa menyejukkan hati orang yang mendengarnya, kata-kata yang keluar dari mulut kita kebanyakan kata-kata yang bisa menjadikan hati membatu dan tidak berdasarkan suatu bukti dan inti dari permasalahan yang kita ucapakan tentang (mengapa, kenapa dan siapa) dan (benar atau tidak) , lebih jauhnya lagi memicu permusuhan dan pertengkaran. Baik kita melakukannya secara langsung maupun melalui alat-alat komunikasi, yang lebih diperparah kondisi kita pada saat ini, kita terlebih dahulu mengumbar di jejaring sosial dan kepada teman teman apa yang kita curigakan dari pada menanyakan lansung kepada orang yang bersangkutan. 


Apa kabar kawan-kawan Kampus Biru Universitas Serambi Mekkah??

Sebelum saya mencapai inti dari penulisan dokumen ataupun artikel ini, terlebih dahulu saya memohon maaf dan tidak ada maksud untuk menyalahkan salah satu pihak atau siapapun dan sedikit mengingatkan tentang sejarah kampus tercinta kita tersebut.


Hari ibu adalah hari peringatan kebangkitan pejuang perempuan dalam berkontribusi kepada bangsa dan negara tanah air ini, perjuangan kemerdekaan indonesia tidak lepas dari perjuangan kaum perempuan dalam menjadikan bangsa indonesia ini menjadi sebuah bangsa yang berdaulat dan bermartabat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...